Jenis Gula Yang Aman Untuk Diabetes

Jenis Gula Yang Aman Untuk Diabetes

Sebelum kita lebih jauh mengenal apa itu diabetes melitus (DM) atau penyakit gula darah tinggi, tentu tak jauh dengan kata “gula” / gula darah yang ada di masyarakat, berikut ini kita akan membahas berbagai jenis gula, seperti :

GLUKOSA

Glukosa adalah bentuk gula yang sudah larut dalam darah sehingga sering disebut gula darah. Pada dasarnya glukosa adalah hasil sekresi setiap asupan karbohidrat Anda menjadi pati dengan komponen glukosa di dalamnya. Itu sebabnya ketika memakan banyak karbohidrat, maka kadar gula Anda akan tinggi. Namun menjadi elemen penting dalam pembentukan energi. Secara alami, pankreas akan menerima sinyal ketika kadar glukosa darah meningkat dan mengeluarkan insulin yang berfungsi menstimulasi sel menyerap glukosa dari dalam darah untuk kemudian menjadikannya sumber energi.

FRUKTOSA

Fruktosa biasanya ditemukan dalam beragam jenis sayuran dan buah dengan kandungan serat yang tinggi. Kandungan serat tinggi ini membuat proses sekresi fruktosa menjadi lebih panjang dan proses metabolismenya hanya bisa dijalankan dalam organ hati dengan sarana enzim fruktokinasi. Perbedaan mendasar dari fruktosa adalah sifatnya yang tidak mendorong terjadinya proses produksi insulin dalam metabolismenya. Tetapi tetap bekerja sebagai sumber energi dengan metabolisme yang berbeda. proses pembentukan energi ini akan membutuhkan bahan bakar berupa lemak sehingga fruktosa akan lebih berperan dalam pembakaran lemak. Tentu dengan alasan seperti ini banyak orang yang ingin diet, salah satunya dengan menghindari makanan berkarbohidrat dan beralih ke sayuran dan buah-buahan.

SUKROSA

Sukrosa bersifat disakarida karena dalam sukrosa terdapat dua komponen, glukosa dan fruktosa sekaligus. Sukrosa merupakan bentuk gula yang selama ini Anda kenal, seperti pada sirup gula ataupun pada bubuk gula tebu. Pada dasarnya sukrosa akan diolah menjadi glukosa dan fruktosa ketika memasuki tubuh dengan mekanisme yang berbeda. Dan sukrosa akan berperan meningkatkan kadar gula dalam darah karena adanya kandungan glukosa tinggi di dalamnya, tetapi juga membantu mendorong pembentukan cadangan lemak dan karbohidrat dalam tubuh. Inilah yang membuat banyak pakar melihat sukrosa merupakan bentuk gula terburuk dibandingkan gula jenis lainnya. Sukrosa juga bisa Anda jumpai pada jenis gula aren atau brown sugar, dan juga banyak jenis makanan manis, karena makanan manis menggunakan gula sukrosa untuk pembuatannya.

Lantas apakah kita tidak membutuhkan gula?? Atau gula bisa membahayakan?? Jawabannya adalah tentu tidak, bagaimanapun tubuh kita tetap membutuhkan gula sebagai sumber energy, tergantung manusia itu sendiri bagaimana untuk mengatur pola makan dan life style, karna sejatinya pemicu penyakit gula darah tinggi itu tak hanya dari gula banyak factor yang mempengaruhi, seperti pola hidup dan pola pikir. Pola hidup yang sembarangan seperti makan makanan berkadar gula tinggi, kurang berolah raga, kurang gerak, stress merupakan kombinasi sempurna bagi tercetusnya penyakit gula darah tinggi atau penyakit diabetes melitus

Artikel berikutnya kita akan bahas apa itu penyakit gula darah tinggi atau diabetes melitus, tipe diabetes, penyebab, gejala, pengobatan dan komplikasi dari DM.

Baca Juga : Penyakit Diabetes Melitus dan Penyebabnya